Desa Jogonayan terletak di wilayah dataran tinggi yang sangat cocok untuk bercocok tanam tanaman sayuran. Dengan demikian mayoritas penduduk Desa Jogonayan berprofesi sebagai petani. Berbagai jenis sayur mayor menjadi andalan hasil budidaya petani untuk dijual, seperti: sawi putih, tomat, wortel, terong, kubis, kentang, sledri, brokoli dan masih banyak jenis sayur lainnya. Sayuran-sayuran ini biasanya akan dijual ke pasar terdekat yaitu Pasar Ngablak, atau kalau sedang panen besar bisa dibeli oleh tengkulak sayur.

Dalam sehari rata-rata lebih dari 10 ton sawi putih (warga lokal menyebutnya dengan “bakcei”) berhasil dipanen dan didistribusikan oleh tengkulak sayur ke pasar-pasar di luar kota bahkan luar propinsi. Menjadi salah satu primadona hasil bumi di desa kami, “bakcei” yang petani kami jual sering diperbincangkan oleh para tengkulak karena kualitas yang lebih baik dari wilayah lain. “Bakcei seko kene kui ora gampang ajur nek dibrukke tur ya ora gelis bosok” Ujar para pedagang. Meski harganya jarang memuaskan petani namun hasil kuantitas dan kualitasnya bisa menjadi obat kecewa mereka dengan rendahnya harga, jika tidak bisa balik modal karena harga rendah setidaknya jika hasilnya bagus mereka menang dari segi kualitas dan kuantitas.